
Gabriel Martinelli Rampungkan Transfer Rp1,4 T Ke Al-Hilal
Gabriel Martinelli resmi meninggalkan Arsenal setelah tujuh tahun membela klub London tersebut. Pemain asal Brasil itu kemudian melanjutkan karier bersama Al-Hilal di Arab Saudi. Kepindahan tersebut menjadi salah satu transfer terbesar dalam sejarah Arsenal. Selain itu, transfer Martinelli turut menjadi sorotan karena nilainya mencapai sekitar 60 juta poundsterling.
Al-Hilal mengonfirmasi kedatangan Martinelli melalui pengumuman resmi klub pada awal September 2026. Penyerang berusia 25 tahun tersebut menandatangani kontrak berdurasi empat tahun. Dengan demikian, Martinelli akan berada di Riyadh hingga 2030. Kesepakatan tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Arsenal sejak 2019.
Nilai transfer Martinelli di laporkan mencapai 60 juta poundsterling atau sekitar Rp1,4 triliun. Jumlah tersebut menjadikannya penjualan pemain termahal dalam sejarah Arsenal. Sebelumnya, rekor tersebut di kaitkan dengan kepindahan Alex Oxlade-Chamberlain menuju Liverpool. Karena itu, kepergian Martinelli memberikan keuntungan finansial besar bagi Arsenal.
Gabriel Martinelli sementara itu, Martinelli meninggalkan Arsenal setelah mencatatkan 278 penampilan bersama klub. Ia berhasil mencetak 62 gol selama memperkuat berbagai kompetisi bersama The Gunners. Selain itu, Martinelli menjadi bagian skuad Arsenal ketika meraih gelar Premier League musim lalu. Ia juga pernah membantu klub memenangkan Piala FA dan Community Shield.
Perjalanan Tujuh Tahun Martinelli Bersama Arsenal
Perjalanan Tujuh Tahun Martinelli Bersama Arsenal Martinelli bergabung dengan Arsenal pada 2019 setelah meninggalkan klub Brasil, Ituano. Ketika datang, usianya baru 18 tahun dan belum memiliki pengalaman panjang di Eropa. Namun, ia perlahan mendapatkan kepercayaan melalui penampilan konsisten bersama Arsenal. Selanjutnya, Martinelli berkembang menjadi salah satu pemain penting dalam proyek Mikel Arteta.
Perkembangan tersebut membuat Martinelli mendapatkan tempat dalam skuad utama Arsenal. Kecepatan, keberanian melakukan penetrasi, serta kemampuan mencetak gol menjadi kekuatannya. Selain itu, ia mampu bermain sebagai penyerang sayap maupun berada lebih dekat dengan kotak penalti. Karena itu, Martinelli sering menjadi pilihan Arsenal ketika membutuhkan ancaman dari sisi kiri.
Namun, persaingan di lini serang Arsenal semakin ketat dalam beberapa musim terakhir. Musim lalu, Martinelli mencatatkan 30 penampilan Premier League dengan satu gol dan empat assist. Catatan tersebut menunjukkan perannya mulai berkurang di bandingkan periode sebelumnya. Selain itu, Arsenal mulai menambah opsi baru untuk memperkuat sektor serang.
Situasi tersebut akhirnya membuka jalan bagi Martinelli untuk mencari tantangan baru. Arsenal juga kehilangan beberapa pemain depan lainnya pada bursa transfer musim panas. Karena itu, keputusan melepas Martinelli menjadi bagian dari perubahan besar skuad. Meski demikian, kepergiannya tetap meninggalkan catatan penting setelah tujuh tahun bersama klub.
Tantangan Baru Gabriel Martinelli Bersama Al-Hilal
Tantangan Baru Gabriel Martinelli Bersama Al-Hilal kepindahan menuju Al-Hilal memberikan Martinelli pengalaman baru setelah bertahun-tahun berkompetisi di Inggris. Ia kini akan bermain dalam atmosfer Saudi Pro League yang berkembang pesat. Selain itu, Al-Hilal memiliki ambisi besar dalam kompetisi domestik maupun internasional. Oleh sebab itu, Martinelli di harapkan langsung memberikan kontribusi bagi klub barunya.
Al-Hilal juga memiliki sejumlah pemain yang pernah tampil di kompetisi Eropa. Martinelli akan bergabung dengan skuad yang di perkuat pemain seperti Crysencio Summerville dan Ollie Watkins. Kehadiran beberapa pemain berpengalaman membuat persaingan internal tetap menarik. Namun, pengalaman Martinelli di Premier League menjadi modal penting menghadapi tantangan tersebut.
Selain itu, Al-Hilal membutuhkan pemain dengan kecepatan dan kemampuan menciptakan peluang. Karakter tersebut sangat sesuai dengan gaya permainan Martinelli selama membela Arsenal. Karena itu, pemain Brasil tersebut berpotensi mendapatkan peran penting dalam skema permainan klub. Terlebih lagi, Al-Hilal sedang membangun skuad kompetitif untuk mempertahankan ambisinya.
Menariknya, transfer Martinelli terjadi setelah bursa transfer Premier League resmi di tutup. Namun, bursa transfer Arab Saudi masih memberikan kesempatan bagi Al-Hilal menyelesaikan kesepakatan tersebut. Situasi itu akhirnya membantu kedua klub merampungkan negosiasi tanpa hambatan besar. Dengan demikian, Martinelli kini memasuki fase baru dalam karier profesionalnya bersama Al-Hilal.
Bagi Arsenal, kepergian Martinelli membuka ruang untuk perubahan komposisi lini depan. Sementara itu, bagi Martinelli, transfer tersebut menjadi kesempatan memulai kembali kariernya. Ia berpeluang mendapatkan peran lebih besar bersama klub yang memiliki ambisi tinggi. Karena itu, performanya bersama Al-Hilal akan menjadi perhatian dalam perjalanan musim 2026/2027 Gabriel Martinelli.